Suci Kembali
Cipt. Rizky
Detik menit hari terlampau
Yakin semua hati kembali
Merasa diri paling hina
hingga aku paksakan tunduk kepadamu
wahai pemberi warna rumput, batu, sungai
mengabaikanmu adalah semua kesenanganku
menghina kuasamu adalah tertawaku
mengeluh atas tindakanmu adalah kebiasaanKU
Hingga semua terkesan biasa melupakanmu
Aku senang aku pergi
aku sedih aku datang
aku bahagia aku abaikan
aku kecewa aku bersujud
Sengguh engkau bagaikan sapu tangan untuk umatmu
padahal engkau pemberi nikmatku
maaf pencipta maaf pemaaf
suci yang mana yang aku dapat?
No comments:
Post a Comment