Sunday, 31 July 2016

puisi "POHON RINDANG"

















POHON RINDANG
cipt. Rizky


Semua tampak lebat dengan daun
semua tampak riuh diterpa angin
semua tampak kokoh dilhat mata
hingga yg dibaliknya tidak nampak

teduh adalah gambaran dirimu
seperti terperisai dengan kilaun cahaya
apa itu makna atau hanya siratan kebutuhan
yang dia tau diam menentramkan

saat semua mulai terasa engkau seolah bergetar
biar semua orang tau betapa besarnya engkau
pohon rindang besar akan tumbang 
hanya dengan keinginan dirinya


Thursday, 28 July 2016

HUJAN



HUJAN
cipt. Rizky

Turunya ribuan tak terhitung berapa jatuhnya
semua berharap sebagain takut kemarahannya
munculnya sejajar dengan gemuruh
hadirnya diiringi dengan gaduh

Semuanya terasa tak kering
semuanya terasa tak tanding
ini kemampuan terkecilmu
jika ingin kau mampu

menyelinap disetiap sisi
berbaur disetiap keadaan
kau buat aku tanpa haus
dan bantu aku hilangkan sepi
dengan suara ramaimu





Thursday, 7 July 2016

Nahkoda kapal

Nahkoda kapal
 cip. rizky





Ombak besar menerjang
angin laut menendang
semua bergoyang
karena bimbang

Bergeser satu dengan lainnya
terbentur seraya mengiringinya
arah bingung tentukakan jalannya
hingga nahkoda hendak bertanya

Harusnya melangkah namun tidak bisa
harusnya berlari tetapi berjalan
semua dikendalikan diatas nahkodanya
semua ditentukan diatas nahkodanya

kemana kapal ini akan terhenti dihantam ombak
kemana kapal ini akan terhenti menabrak karang
salamkan saja ketika semuanya terhanyut
salamkan saja ketika semuanya berantakan

Nahkoda yang bingung tentukan arah
malu untuk menyerah terpaksa hancur


Tuesday, 5 July 2016

Puisi Idul Fitri "suci kembali"

 












Suci Kembali
Cipt. Rizky

Detik menit hari terlampau
Yakin semua hati kembali
Merasa diri paling hina
hingga aku paksakan tunduk kepadamu 
wahai pemberi warna rumput, batu, sungai

mengabaikanmu adalah semua kesenanganku
menghina kuasamu adalah tertawaku
mengeluh atas tindakanmu adalah kebiasaanKU
Hingga semua terkesan biasa melupakanmu

Aku senang aku pergi
aku sedih aku datang
aku bahagia aku abaikan
aku kecewa aku bersujud

Sengguh engkau bagaikan sapu tangan untuk umatmu
padahal engkau pemberi nikmatku
maaf pencipta maaf pemaaf
suci yang mana yang aku dapat?

 

Monday, 4 July 2016

SIAPA KAMU

SIAPA KAMU
ciptaan : Rizky


Dari mana adanya ini
mengelilingi relung hati
berputar kesegala sisi
menempati ruang sepi

Engkau bukan raja
yang memerintah tubuhku bergerak
Engkau bukan guru
yang memerintakan pikiranku bekerja

Harusnya engkau lelah berputar di isi kepalaku
Harusnya engkau menyerah didalam ingatanku
terlebur bersama masa lalu
menghilang bersama masa depan

Hey !! siapa kamu?
berhentilah bertahta atas massa laluku....

DIA

DIA
ciptaan : Rizky


Gelap yang gemerlap
Keras yang menghempas
Tatapan yang meratap
Berharap kisah menatap

Tak perlu memutar detik
Karena dia bukan detak
Tak perlu menangis
karena dia bukan kesedihan

Air ini membawa dia
Angin ini mengiring dia
Dia masih dia bukan dia menjadi engkau
atau berganti mereka berwujud kamu

Palingkan saja jika memang bukan
salah dia akan diganti aku

Melihat Terbalik

Melihat Terbalik

Puisi Ciptaan : Rizky


Teriakan Tertawakan Tentukan
Melihat Mendenger Merasakan
Ramai Germuruh Senyuman
Semua Sama Sampai Harapan

Matahari selalu menyinarkan dinginya
Menawarkan sejuta keinginanya
Mawar selalu unggulkan wanginya
Melati selalu Jagokan Warnanya

Semua nampak dari apa yang dilihat
Semua dimulai dari apa yang bergerak
Seandainya semua tidak ada
Seandainya semua tidak dimulai

Maknai semua dalam dunia yang terbalik
Terbalik.. Terbalik..Dan Terus Terbalik.